Platform analisis pemetaan yang terintegrasi

Perusahaan telekomunikasi milik negara PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom), telah menjalankan proyek Fiber To The Home (FTTH) - instalasi fiber optik ke rumah-rumah secara  ambisius yang kemudian dikenal dengan IndiHome.Dengan instalasi ini, IndiHome menawarkan triple-play yang mengemas layanan telepon, Internet, dan televisi kabel.

Setelah sempat memonopoli layanan telekomunikasi di Indonesia, pemerintah mengeluarkan Undang-Undang Tahun 1999, yang menderegulasi telekomunikasi dan mengakhiri hak eksklusif Telkom untuk menyediakan layanan telepon dan komunikasi lainnya.

Dengan meningkatnya tuntutan untuk membawa penawaran kompetitif ke pasar, Telkom memutuskan untuk berinvestasi di teknologi enterprise Sistem Informasi Geografis (SIG) pada awal tahun 2016.

Studi kasus ini menguraikan bagaimana Telkom memanfaatkan platform barunya untuk memetakan infrastruktur dan melakukan analisis spasial untuk menurunkan biaya sambil terus melayani pelanggan.

Sementara hal itu terus dijalankan, Telkom melihat pertumbuhan yang fenomenal dalam jumlah pelanggan IndiHome.

Unduh studi kasus lengkap untuk mengetahui bagaimana Telkom berhasil melakukannya.

Untuk mengetahui lebih jauh tentang GIS di bidang telekomunikasi, hubungi (021) 2709 9881 – 84 atau lihat lebih lanjut.

Unduh studi kasus